Ratusan Calon Peserta Didik Baru Padati Halaman SMAN 1 Kota Bekasi

Seleksi rapor peserta didik baruBEKASI TIMUR – Pagi tadi, Jumat (17/06), ratusan calon peserta didik baru memadati halaman SMAN 1 Kota Bekasi. Mereka sedang mengikuti seleksi rapor sebelum digelar PPDB Online pada 27 Juni mendatang.

Mawar, selaku kepala sekolah SMAN 1 Kota Bekasi, mengatakan bahwa pada hari ini pihaknya melakukan penyeleksian rapor calon peserta didik baru di tempat yang dipimpinya. Ia juga menjelaskan, untuk di SMAN 1 Kota Bekasi, hanya ada 398 siswa/i baru yang akan diterima.

“Sejak pagi sudah banyak calon peserta didik baru dan para orangtua yang ke sini. Hari ini penyeleksian nilai rapor peserta didik. Tahun ini SMAN 1 Kota Bekasi hanya menerima 398 siswa/siswi baru. Itu berdasarkan Kepwal yang sudah diedarkan, meskipun dihari pertama verifikasi saja sudah ada 200 pendaftar,” kata Mawar, Jumat (17/06).

Menurut mantan kepala sekolah SMAN 8 ini, sebagai sekolah model atau eks RSBI, minat masyarakat untuk menyekolahkan putra /putrinya sangat tinggi. Hal ini menurutnya dianggap sangat wajar karena orangtua menginginkan anaknya bersekolah di sekolah favorit.

“Pada hari ini ada ratusan yang ke sekolah. Suatu kewajaranlah semua orangtua ingin anaknya dapat sekolah favorit,” ujarnya.

Mawar menjelaskan, verifikasi rapor untuk tahun ini, sudah ditentukan prasyarat minimal adalah memperoleh nilai 7 dan 8 dilima semester akhir.

“Pertama mengisi registrasi di web PPDB SMAN 1, minta bukti keterangan lulus dilegalisir, rapor asli dan copy-nya yang sudah dilegalisir. Itu syarat dalam pendaftaran verifikasi rapor. Prasyarat minimal nilai 7 hingga 8 dilima semester akhir,” katanya.

Sementara salah seorang siswi yang akan mendaftar, Dea, yang merupakan warga Bekasi Utara mengaku mencoba PPDB di SMAN 1 Kota Bekasi karena kelengkapan sarana dan lulusan yang dihasilkan cukup baik.

“Ingin sekali sekolah di sini. Sekolahnya bagus, banyak fasilitas dan ekstrakulikuler, dan banyak lulusan dari sini yang diterima di perguruan tinggi negeri,” kata dia.

Berdasarkan pantauan di SMAN 1 Kota Bekasi, ratusan siswa yang rata-rata didampingi keluarganya terlihat sedang menunggu panggilan berdasarkan nomor urut. Pelaksanaan verifikasi dilakukan oleh lima orang verifikator dan dihari pertama hanya melayani 350 peserta. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini