Disdik Kota Bekasi Panggil Seluruh Operator PPDB Online untuk Rapat Evaluasi

Rapat EvaluasiBEKASI TIMUR – Seluruh operator dan kepala sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK Negeri, dikumpulkan oleh  Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi untuk mengikuti Rapat Evaluasi Perjalanan PPDB Online 2016.

Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Ali Fauzie, mengatakan bahwa rapat evaluasi dilakukan karena dihari pertama perjalanan pendaftaran PPDB Online, disetiap SMP/SMA/SMK yang ada di beberapa sekolah mengalami masalah jaringan internet saat melakukan pendaftaran. Tentunya dengan diadakan evaluasi, kedepannya para operator dapat mengantisipasi dalam pengoprasian saat terjadinya masalah ini.

“Semua kami panggil, dalam rangka rapat evaluasi. Sempat terjadi masalah pada hari pertama, namun dihari kedua alhamdulillah, soal jaringan internet sudah terselesaikan. Ini agar kedepannya semua operator dapat memahami dan mengantisipasi jika terjadi masalah,” ujar Ali seusai rapat evaluasi kepada awak media, Selasa (28/06).

Seterusnya, terkait zona lingkungan, masih ada beberapa sekolah yang belum melengkapi alamat lengkap sekolah. Setiap sekolah hanya menyampaikan alamat jalan, dan tidak mencantumkan RT RW-nya.

“Alamat yang dicantumkan harus detail, tetapi hari ini sudah teratasi semua. Untuk besok, terkait jalur zona lingkungan sudah mengikuti sesuai dengan nilai-nilai skor yang tercantum dalam juknis,” kata Ali Fauzie.

Ali Fauzie juga menjelaskan, dalam penerimaan PPDB tahun ini, jumlah kuota penerimaan hanya sedikit dan peminatnya begitu banyak.

“Kuota penerimaan sedikit, terbatas dengan daya tampung sekolah. Tidak bisa dipaksaan, dalam arti, apa mungkin nanti jumlah peserta didik yang berada di dalam kelas harus berdesakan saat jam belajar? Maka dari itu, untuk yang sekolah di negeri maupun swasta, tetap akan diperhatikan oleh Pemerintah,” kata Ali.

Pihaknya pun menjamin, tidak hanya sekolah negeri saja yang diperhatikan oleh Pemerintah Kota Bekasi, tetapi sekolah swasta juga akan mendapatkan perhatian yang sama.

“Jelas sama, ingin sekolah negeri maupun swasta, dimata kami semua yang sekolah tetap adalah para calon penerus bangsa. Tugas kami tetap memberi perhatian yang sama. Apalagi Disdik beserta Pemerintah setempat telah menyiapkan anggaran bagi calon peserta didik baru yang kurang mampu dari segi ekonominya, dan akan didorong ke sekolah swasta agar tetap bisa melanjutkan sekolah, semua dijamin agar bisa sekolah,” ujar dia.

Ali juga menyampaikan, Disdik dan Pemkot Bekasi mengingatkan kepada orangtua murid agar tidak terpancing dan berhati-hati oleh oknum yang mengatasnamakan serta mengaku bisa memasukan anaknya ke sekolah negeri.

“Pokoknya para orangtua murid tidak boleh terpancing dan harus hati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan, dan mengaku bisa membantu agar anaknya diterima di sekolah negeri. Karena sekali lagi, ini prosesnya transparan dan tentunya kami tidak ingin kecolongan dan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang hanya mengambil keuntungan,” kata Ali Fauzie. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini