Maraknya Aksi Tawuran, Dewan Pendidikan : Para Pelajar Tak Bisa Kedepankan Rasa Saling Menghormati

ketua-dp-pendidikan-kota-bekasi-adi-firdausBEKASI BARAT – Maraknya aksi tawuran pelajar yang terjadi di Kota Bekasi, membuat Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Adi Firdaus, angkat bicara. Ia mengatakan bahwa aksi tawuran tersebut karena kurangnya rasa kepedulian, kebersamaan, serta saling menghormati di kalangan para pelajar tersebut.

“Mereka tidak bisa mengedepankan rasa saling menghormati antar pelajar lainnya,” kata Adi, Kamis (24/11).

Adi menuturkan, saat ini banyak dikalangan pelajar juga kurang menghormati keberadaan guru mereka di sekolah. Berbeda dengan pelajar zaman dulu. Mereka lebih menghormati gurunya sehingga proses terjadinya tawuran bisa dicegah.

“Kalau saat ini banyak pelajar yang kurang menghormati guru dan pesan yang disampaikan tidak sampai pada mereka, sehingga mereka sering terlibat tawuran,” ujarnya.

Seharusnya, dengan adanya guru di sekolah, bukan hanya sebagai individu yang memberikan materi pembelajaran saja, melainkan juga yang membentuk karakter para siswa agar bisa mempunyai sikap yang toleran terhadap pelajar lainnya.

“Tidak perlu ditakuti, yang penting dihormati. Saya yakin, jika hal tersebut berjalan dengan baik, maka aksi tawuran bisa dihindari karena proses penyampaian informasi dan pemahamannya bisa berjalan dengan baik,” kata dia.

Untuk itu, diperingatan Hari Guru ke-71 mendatang di Kota Bekasi, Adi menaruh harapan besar kepada para guru di sekolah untuk bisa lebih menekankan pendidikan karakter kepada anak didiknya.

“Sehingga aksi tawuran bisa lebih dihindari kedepannya,” tutur Adi. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini