Mata Pelajaran Wajib, Para Siswa SMA KORPRI Buat Antologi Cerpen

BEKASI TIMUR – Sebagai mata pelajaran wajib di sekolahnya, para siswa SMA KORPRI Bekasi membuat kumpulan cerpen, yang untuk kemudian cerpen-cerpen tersebut mereka bukukan.

“Cerpen yang mereka bukukan tersebut merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang harus mereka ikuti,” tutur Bujang, Humas SMA KORPRI Bekasi, kepada infobekasi.co.id, Kamis (26/01).

Lanjut Bujang, cerpen tersebut juga sebagai salah satu penilaian bagi guru terhadap karya tulis yang siswa hasilkan.

Sedangkan untuk prosesnya sendiri, para siswa wajib membuat cerpen tanpa harus memplagiat.

“Cerpen tersebut bagian dari mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah, dan para siswa tidak boleh memplagiat cerpen yang sudah ada sebelumnya,” katanya menambahkan.

Mereka bisa menulis cerpen tersebut berdasarkan pengalaman pribadi, mengenai kisah cinta, pertemanan, dan sebagainya.

Sedangkan untuk proses dijadikan buku, setelah cerpen terlumpul, tulisan mereka nantinya disortir dan diedit berdasarkan jenisnya. Kemudian, baru mereka bukukan dan diserahkan ke pihak sekolah.

“Ada tim yang mengedit dari pihak sekolah, baru mereka bukukan dan diserahkan ke sekolah. Hingga saat ini jumlah cerpen yang dihasilkan sudah ratusan,” ujar dia.

Dengan adanya cerpen hasil karya siswa SMA KORPRI Bekasi tersebut, diharapkan hal ini mampu memacu siswa untuk terus menghasilkan karya berupa cerpen yang berkualitas.

Meskipun cerpennya tersebut masih sebatas dikonsumsi untuk lingkungan sekolah sendiri, para siswa juga diharapkan bisa lebih giat membaca buku referensi di dalam membuat cerpen tersebut.

“Sehingga ada timbal baliknya, siswa jadi lebih sering membaca buku referensi untuk membuat sebuah cerpen dan nantinya bisa menghasilkan cerpen yang berkualitas,” tutur Bujang. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini