Antisipasi Mobilisasi Massa Saat Pilkada Jakarta, Polisi Lakukan Sosialisasi

BEKASI SELATAN – Guna mengantisipasi terjadinya mobilisasi massa dari luar wilayah DKI Jakarta saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta putaran kedua pada Rabu besok (19/04), Kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Selatan Selasa pagi tadi (18/04) melakukan sosialisasi dan penyebaran brosur di lokasi keramaian seperti mal, SPBU, dan sejumlah tempat lainnya.

Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, Iptu Puji Astuti mengatakan, kegiatan Polres dan Polsek ini atas intruksi Kapolda Metro Jaya, yang disampaikan melalui Kapolres Metro Bekasi Kota.

“Selebaran maklumat bersama ini, sengaja kami sebar dan kami sosialisasikan kepada masyarakat Kota Bekasi. Penyebarannya juga di lokasi keramaian, seperti mal, SPBU, dan lokasi lainnya yang kami anggap sangat penting,” ujar Iptu Puji kepada infobekasi.co.id, Selasa (18/04).

Puji menambahkan, sosialisasi dan penyebaran brosur ini agar masyarakat, terutama warga Bekasi tidak harus ke Jakarta jika tidak ada urusan yang sangat penting.

“Lebih baik warga Bekasi di wilayahnya saja masing-masing, dan emang kalau harus ke Jakarta untuk hal-hal yang penting saja,” tambah dia.

Puji menuturkan, berdasarkan intruksi Kapolri dan Kapolda Metro Jaya, Polisi akan bertindak tegas jika ada warga yang sengaja melakukan mobilisasi massa untuk berangkat ke Jakarta dengan alasan menjaga keamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Tugas pengamanan di tempat pemungutan suara bukan warga, tetapi petugas Polisi, TNI, dan Linmas yang ditempatkan berdasarkan surat tugas masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Budi (39), warga DKI Jakarta yang tinggal di Bekasi mengaku, dirinya mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan pihak Kepolisian untuk memberitahukan warganya agar tidak bepergian ke Jakarta jika tidak ada pekerjaan yang penting.

”Saya sebagai warga Jakarta dan kebetulan tinggal di Bekasi, sangat mengapresiasi dan mendukung kinerja Polisi yang melakukan sosialisasi terkait maklumat pilkada DKI Jakarta,“ kata Budi saat ditemui di sebuah mal, di Kota Bekasi.

Diketahui sebelumnya, maklumat bersama ditandatangani oleh Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Muhamad Iriawan, Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno dan Ketua Bawaslu, Mimah Susanti. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini