Pajak Tertunggak, Dinas PUPR Tebang 24 Reklame di Kota Bekasi

BEKASI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi telah menebang sebanyak 24 rangka Reklame yang memiliki tunggakan pajak tak terbayarkan. Hal ini dikatakan oleh kepala Dinas PUPR Kota Bekasi, Tri Adhianto.

“Untuk tunggakan pajak reklame kita ada dua kriteria, yang menunggak izin pengelolaannya kita tebang, kalo yang menunggak izin kontent tapi pengelolaannya masih berizin maka kita turunkan kontennya,” ujar Tri, Sabtu (10/6).

Menurutnya, saat ini tunggakan pajak reklame di Kota Bekasi sudah senilai Rp 400 juta lebih. Padahal semestinya nominal tersebut dapat masuk ke dalam PAD.

“Ini datanya kita kan bekerjasama dengan DPM-PTSP. Yang terlihat sih 400 juta, sisanya belum terlihat. Kita tentu sesuaikan Perda, kalau penebangan kan dalam waktu 21 hari setelah peringatan. Nah kita pepetkan lagi menjadi 7 hari, kalau nggak bayar pajak juga terpaksa kita menurunkan konten dan penebangan,” jelasnya.

Ia juga mencatatkan, berdasarkan data dari DPM PTSP terkait data reklame, sejak januari 2017 lalu tercatat ada 249 wajib pajak yang belum selesai pajaknya dan tidak melakukan perpanjangan.

“Kita sudah evaluasi, yang memang bandel seperti Wismaya, yang di kalimalang. ternyata izinnya mati sejak januari tapi karena kita kurang mendapat laporan dari DPM PTSP, jadi baru sekarang kita turunkan,” pungkasnya. (sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini