Walikota Bekasi Minta Camat dan Lurah Tidak Pakai Kendaraan Pribadi, Ini Sebabnya

infobekasi.co.id – Kualitas udara di Bekasi masih kategori tidak sehat. Dilansir dari IQAir, pada pukul 05:00 WIB, indeks kualitas udara di Bekasi mencapai 115, dengan konsentrasi polutan utama PM2.5 sebesar 41.3 mikrogram per meter kubik.

Pemerintah Kota Bekasi berupaya melakukan tindakan sebagai respons dari meningkatnya polusi udara di Jabodebek yang semakin memburuk.

Belum lama ini, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto telah mengimbau ke para pejabat, camat dan lurah agar menghindari menggunakan kendaraan pribadi.

“Untuk menghadapi hari ini yang sedang trending kaitannya dengan polusi. Pertama, mensosialisasikan pengurangan kendaraan pribadi,” imbau Tri Adhianto beberapa waktu lalu.

Tri berharap rencana pembatasan penggunaan mobil pribadi dapat mendorong berkurangnya efek polusi udara di Kota Bekasi.

“Mudah-mudahan ini dan lebih cepat kita dorong, untuk bisa terwujud dan penggunaan kendaraan pribadi,” harapnya.

Lebih jauh, Tri menginstruksikan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, termasuk lurah dan camat agar memantau masyarakat melakukan pembakaran sampah. Hal itu bisa berpotensi terjadinya polusi gas karbondioksida.

“Saya meminta kepada camat dan pak lurah untuk terus mensosialisasikan pemantauan mengindahkan masyarakat membakar sampah. Karena berpotensi terjadinya polusi gas karbondioksida yang sangat berbahaya,” tandasnya.

Reporter Magang : Zahara Agisti Salsabila

Editor  : Deros D.Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini