Infobekasi.co.id – Sejak Januari hingga Oktober 2023, tercatat 197 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bekasi. Angka ini jadi yang tertinggi se-Jawa Barat.
“Kasus kekerasan, pelecehan seksual di Kabupaten Bekasi tahun 2023 menjadi yang tertinggi, kasus kekerasan meliputi pada perempuan maupun anak,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bekasi, Ani Gustiani, Kamis (5/10/2023).
Data itu merupakan hasil laporan pelayanan aduan masyarakat selama 24 jam. Dari ratusan angka kekerasan tersebut, diantaranya masih dilakukan penanganan.
“Ada yang sudah tuntas, maupun sedang di proses, untuk penyelesaiannya tak hanya sekali dua kali pertemuan, namun hingga berbulan bulan, bahkan menahun,” bebernya.
Dari ratusan kasus terbanyak kategori Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sementara kasus pelecehan seksual menempati posisi kedua.
Ani mengemukakan, alasan jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi yang tertinggi di Jawa Barat.
“Dari banyaknya masalah yang dihadapi, ada dua kemungkinan, kita gencar sosialisasi, sehingga ketika ada korban, saat mengalami pelecehan dan kekerasan, korban dapat langsung melapor melalui hotline kita ke UPTD dan DP3A,” imbaunya.
Pihak DP3A mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas terkait. Hal ini untuk mendapatkan hak anak dan perempuan dengan terhindar dari kekerasan.
“Ada juga program untuk perempuan yang disiapkan, untuk meningkatkan keterampilan di sektor UMKM, ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Fahmi
Editor : Deros





























