Bahasa Indonesia Mendunia, Kini Diakui Warga dari 75 Negara

infobekasi.co.id – Pamor bahasa Indonesia di panggung internasional kian tak terbendung. Hal ini dibuktikan dengan data terbaru dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang mencatat 718 warga negara asing (WNA) dari 75 negara telah mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif sepanjang periode 2021-2025.

Pencapaian ini menempatkan UKBI tidak hanya sebagai instrumen nasional, tetapi juga standar global yang mulai disejajarkan dengan uji kemahiran bahasa dunia lainnya.

Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan, UKBI adalah wajah bahasa Indonesia di mata dunia. Untuk itu, pihaknya kini tengah mempercepat pemutakhiran sistem agar layanan tetap prima saat diakses secara masif dari berbagai belahan dunia melalui dukungan Pusat Data Nasional.

Sekedar informasi, sejak November 2023, bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai bahasa resmi ke-10 pada Sidang Umum UNESCO. Pengakuan ini membuat bahasa Indonesia sejajar dengan bahasa global lainnya seperti bahasa Inggris, Prancis, Arab, China, Rusia, dan Spanyol.

​Berdasarkan data Ethnologue tahun 2025, bahasa Indonesia menempati peringkat ke 10 sebagai bahasa yang paling banyak digunakan di dunia dengan total lebih dari 252 juta penutur.

Bahasa Indonesia kini semakin diminati di dunia pendidikan global. Salah satu pencapaian terbaru adalah dibukanya Program Studi Bahasa Indonesia secara resmi di Universitas Al-Azhar, Mesir, untuk tahun akademik 2025/2026. Selain itu, pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tercatat telah tersebar di 57 negara dengan ratusan ribu pemelajar aktif.

Dalam satu dekade terakhir, Badan Bahasa telah menugaskan lebih dari 350 pengajar BIPA ke ratusan lembaga di berbagai penjuru dunia, memperkuat peran bahasa Indonesia sebagai lingua franca di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.

Penguatan layanan UKBI Adaptif ini diharapkan semakin memperkokoh peran bahasa Indonesia sebagai bahasa negara sekaligus bahasa yang berdaya saing tinggi di tingkat global.

Editor : Dede Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini