Infobekasi.co.id – Korban terakhir longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan temuan ini, total korban tewas dari insiden tersebut mencapai tujuh orang. Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan, korban ketujuh itu ditemukan pada Senin malam, 9 Maret 2026.
“Pukul 23.30 WIB, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Riki Supriadi, laki-laki berusia 40 tahun, dalam kondisi meninggal dunia,” kata Desiana dalam keterangan resminya, Selasa, 10 Maret 2026.
Setelah ditemukan, jasad korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Desiana mengungkapkan, dari total 13 korban yang telah ditemukan, enam orang di antaranya selamat dan tujuh lainnya meninggal dunia.
Setelah seluruh korban berhasil ditemukan, tepat pada pukul 00.00 WIB, Tim SAR Jakarta bersama tim gabungan resmi menutup operasi pencarian korban timbunan longsor sampah.
“Pukul 00.00 WIB, dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang, maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” ucap Desiana.
Sebagai informasi tambahan, peristiwa longsor sampah ini terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam proses pencarian korban, tim SAR Jakarta dan gabungan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tumpukan sampah yang sangat banyak serta akses jalan yang licin.
Untuk mengatasi kendala tersebut dan membuka jalur pencarian, tim mengerahkan alat berat jenis backhoe serta anjing pelacak K9 dan drone thermal.
(Fahmi/DR)






























