Pura-pura Jual Kosmetik, Pengedar Obat-obatan di Kabupaten Bekasi Ditangkap

Infobekasi.co.id – Pengedar obat-obatan di Kabupaten Bekasi yang tidak memiliki izin dan melanggar Undang-Undang Kesehatan digelandang ke Mapolres Metro Bekasi. Jumlah pengedar yang ditangkap sebanyak 12 orang.

Pengedar ini menjual obat-obatan dengan merek tramadol, eximer, dexa, trihex dan aprazolam. Mereka menjual obat-obatan tersebut dengan berkedok berjualan kosmetik.

“Rata-rata para pengedar ini berkamuflase dengan membuka toko kosmetik dan sasaranya adalah para anak muda atau kaum milenial,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan saat gelar perkara, Rabu (26/1).

Gidion mengatakan, pengungkapan peredaran obat-obatan tidak berizin ini dilakukan di beberapa kecamatan. Yakni enam toko di wilayah Tambun, dua di Cikarang Utara, dua di Cikarang Selatan, satu di Setu dan satu lagi di Cikarang Barat.

“Jumlah tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 12 orang dan ada beberapa yang DPO yang sedang diburu oleh tim kami,” katanya.

Obat-obatan tersebut jika dikonsumsi sangat berpotensi memicu tindak kriminalitas. Karena dari hasil penyidikan kepolisian terhadap beberapa kasus kriminalitas di Kabupaten Bekasi, rata-rata tersangkanya mengonsumsi obat-obatan tersebut.

“Dari beberapa tersangka tindak kriminalitas yang terjadi rata rata pengonsumsi obat-obatan seperti ini, dan kami akan konsen terhadap peredarannya, serta akan terus memerangi pengedarnya,” katanya.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa obat-obatan merek eximer sebanyak 3.310 butir, tramadol 1.164 butir, dexa 161 butir, trihex 515 butir dan aprazolam 20 butir.

Seluruh pengedar ini dijerat Undang-Undang Kesehatan pasal 196 atau pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 dengan ancaman 15 tahun penjara.(kendra)

Baca juga : 

Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 4 Kasus Asusila

Kronologi Seorang Pemuda di Bekasi Ditemukan Tewas Terikat di Kamar Mandi

Mayat Mengambang di Kabupaten Bekasi, Kepala Tinggal Tengkorak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini