Infobekasi.co.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melarang kegiatan study tour sekolah di Jawa Barat. Pria yang akrab disapa KDM punya alasan, kegiatan study tour selama ini menyimpang dari makna sebenarnya, lebih sebagai kegiatan wisata daripada studi analisis.
“Meneliti ruang-ruang yang ada di semesta, melihat bintang, bulan. Jadi lebih pada studi analisis, kemudian kunjungan industri. Itu sebenarnya studi analisis,” tegas KDM dikutip infobekasi.
Ia menilai aksi demonstrasi dari pelaku pariwisata yang memprotes larangan study tour menunjukkan penyimpangan tersebut.
“Dengan adanya demo pekerja pariwisata, pengelola bus pariwisata, dan pengusaha travel itu menunjukkan bahwa study tour yang dilaksanakan selama ini adalah bertentangan dengan kalimat study tour-nya, dan itu pembodohan publik. Makanya, tidak boleh sekolah-sekolah di Jawa Barat membodohi siswa dan orangtuanya,” beber Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.
Masih kata KDM, study tour seharusnya berfokus pada penelitian dan analisis di berbagai bidang, misalnya pengelolaan sampah atau gunung berapi, bahkan bisa dilakukan di daerah masing-masing. Ia menambahkan, setiap daerah di Jawa Barat memiliki potensi dapat dijadikan objek penelitian.
dpr/D.Rosyadi
#StudyTour #Infobekasi








































