Hari Bidan Internasional, Bidan di Bekasi Minta Gaji Setara UMR

bidan-bidan-terbaikMedan Satria – Hari Bidan Internasional jatuh setiap 5 Mei. Seperti halnya buruh, di Hari Bidan Internasional inipun sejumlah bidan berharap ada perbaikan dari segi kesejahteraannya.

Seperti salah satu Bidan di Bekasi, Suluh yang meminta agar pemerintah turut memperhatikan kesejahteraan bidan.

“Kami berharap smoga semakin bisa memberikan pelayanan yang baik untuk semua pasien, dari kalangan atas, menengah ke bawah. Kami juga berharap pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan bidan-bidan mulai dari daerah terpencil dan kota besar. Kalau bisa seluruh Indonesia,” ujar Suluh kepada infobekasi.co.id.

Suluh menambahkan, Perhatian pemerintah itu bisa dimulai dar i lowongan pekerjaan dan standarisasi upah.

“Buruh saja punya UMR, masa Bidan dan tenaga kesehatan lainnya nggak punya. Kami memang dibidang jasa kemanusiaan tapi kami kan bekerja untuk memenuhi kebutuhan,” kata dia.

Ungkap Suluh, standarisasi gaji untuk rumah sakit di Bekasi rata-rata hanya berkisar Rp1 juta sampai Rp2 juta perbulan, “Masih banyak juga RS yang menggaji bidannya jauh dibawah UMR.  Kami bertaruh waktu dan nyawa, tapi rewardnya nggak seberapa,” tambahnya.

Bidan dari RS THB ini juga menjelaskan resiko terkena infeksi, “Sebutannya infeksi nosokomial yaitu penyakit atau infeksi yg menular dari pasien ke tenaga kesehatan, atau sebaliknya, juga bisa dari lingkungan rumah sakit. Justru di rumah sakit dan puskesmas tempat paling banyak virus,”

Kedepannya, Suluh berharap semoga ada bentuk perhatian lebih dari pemerintah kota Bekasi terhadap para bidan.

“Kami juga ingin pemerintah membuat lembaga pendidikan lanjutan seperti universitas negeri di sekitar bekasi atau jakarta. Jadi bagi bidan yg ingin melanjutkan linier kuliahnya ke jenjang S1 dan S2 bisa lebih mudah,” pungkasnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini