Distako Bekasi Tetapkan Kawasan Pasar Proyek sebagai Wisata Kota Tua

Pasar Proyek BekasiBEKASI SELATAN – Dinas Tata Kota Bekasi, menetapkan kawasan Pasar Proyek, Kecamatan Bekasi Timur, sebagai potensi tujuan wisata kota tua di wilayah setempat.

“Lokasinya berada di Jalan Mayor Oking, Jalan Ir. H. Djuanda, mengarah ke Stasiun Kota Bekasi,” kata Kepala Seksi, Analisa Guna Lahan Dinas Tata Kota Bekasi, Johan, Rabu (13/07).

Menurut dia, area Pasar Proyek dan sekitarnya, yang terhubung dengan stasiun, merupakan kawasan kota lama Bekasi yang potensial untuk ditata ulang agar menjadi salah satu ikon kota tua Bekasi, sekaligus obyek wisata baru di Kota Bekasi.

“Memang kawasan tersebut bisa terbilang kawasan kota yang memiliki nilai sejarah, Bekasi tempo dulu. Terhubung dari stasiun Kota Bekasi hingga kawasan itu, ada klenteng tua juga,” ujarnya.

Kawasan Pasar Proyek Kota Bekasi bukan hanya dikenal sebagai pusat perbelanjaan, namun juga sarat dengan sejarah perjuangan kemerdekaan. Nama Jalan Mayor Oking sendiri diambil dari nama seorang pejuang kemerdekaan, yang memimpin pasukan Siliwangi menumpas penjajah Inggris yang ingin menguasai Sukabumi sekitar 1948.

Selain itu, kawasan tersebut juga terkenal dengan kerukunan warganya, yang didominasi oleh keturunan Tionghoa. Di sana juga terdapat sebuah klenteng berusia ribuan tahun bernama Hok Lay Kiong, yang menjadi simbol kerukunan masyarakat setempat.

Dikatakan Johan, gagasan pihaknya menjadikan kawasan Pasar Proyek sebagai destinasi wisata kota tua akan direalisasikan dengan upaya revitalisasi sejumlah fasat.

“Akan kami sayembarakan desain kota tua yang menarik untuk diterapkan di kawasan itu. Semua masyarakat berhak mengikuti sayembara tersebut,” ujarnya.

Pihaknya membuka kesempatan sayembara desain kota tua tersebut hingga akhir Juli 2016.

Ada dua yang disayembarakan, yang pertama desain kawasan Pasar Proyek, kedua desain reklame dan JPO ruas jalan A.Yani. Untuk yang kedua ini, para peserta direncanakan dari para pengusaha yang memiliki reklame sepanjang ruas jalan A. Yani tersebut, mulai dari pertigaan Pekayon hingga pertigaan kantor Pemkot.

Lalu aspek yang akan dilombakan adalah menyangkut penempatan, desain, dan ukurannya,” katanya. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini