Ahmad Syaikhu Siap Tinggalkan Kursi DPR RI Jika Dipilih Jadi Wagub DKI

Infobekasi – Ahmad Syaikhu baru saja dilantik menjadi anggota DPR periode 2019-2024 mewakili Daerah pemilihan JABAR 7 yang Meliputi wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Lalu bagaimana dengan namanya yang juga diusulkan oleh Partai Gerindra dan PKS jadi cawagub DKI Jakarta?

Situasi ini tak jadi masalah bagi Ahmad Syaikhu. Menurut Mantan Wakil Walikota Bekasi itu, dirinya siap melepaskan posisi di DPR meski baru dilantik.

“Saya siap tinggalkan DPR jika DPRD DKI serius melanjutkan proses pemilihan wagub,” tegas Syaikhu.

Politisi PKS itu melanjutkan, mundurnya dia dari DPR bukti keseriusan dan komitmennya meneruskan tahapan pemilihan wagub DKI.

“Sebetulnya semangatnya tinggal dari DPRD saja. Calonnya sudah diajukan sama Partai Gerindra dan PKS, dua nama yang dimasukan Pak Agung dan saya. Sampai sekarang belum dicabut, kalau DPRD serius tinggal dipilih satu dari dua, itu selesai,” kata dia, Selasa (1/10).

Seandainya ia dipilih oleh DPRD Jakarta untuk menjadi Wakil Gubernur, ia mengaku bersedia untuk mundur dari posisi DPR RI.

“Kalau memang serius, dibahas dan saya harus maju dan partai memerintahkan saya di DKI saya tinggal mundur,” ungkap Ketua DPW PKS Jawa Barat ini.

“Sebetulnya semangatnya tinggal dari DPRD saja. Calonnya sudah diajukan sama Partai Gerindra dan PKS, dua nama yang dimasukan Pak Agung dan saya. Sampai sekarang belum dicabut, kalau DPRD serius tinggal dipilih satu dari dua, itu selesai,” kata dia, Selasa (1/10).

Seandainya ia dipilih oleh DPRD Jakarta untuk menjadi Wakil Gubernur, ia mengaku bersedia untuk mundur dari posisi DPR RI.

“Kalau memang serius, dibahas dan saya harus maju dan partai memerintahkan saya di DKI saya tinggal mundur,” ungkap Ketua DPW PKS Jawa Barat ini.

Syaikhu menyebut, dengan pengalaman yang ia miliki sebagai Wakil Walikota Bekasi, ia yakin dapat menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Jakarta. Namun demikian, ia menyebut perlu adanya kerjasama dari semua pihak.

“Gak mungkin semuanya diselesaikan kepala daerah, itu terlalu berat apalagi DKI yang sedemikian kompleksitas tinggi gitu ya. Tentu perlu ada support dari  wakil kepala daerah,” ujarnya.

“Tentu yang pengalaman di Kota Bekasi, saya juga di support Pak Wali untuk maju di DKI, saya rasa kedepan akan lebih sinergis bukan hanya dengan DKI tapi dengan daerah sekitarnya,” imbuhnya.

Untuk menduduki Wakil Gubernur, ia mengaku telah melakukan komunikasi yang intensif dengan DPW PKS DKI serta partai yang ada disana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini