Sopir Taksi Dirampok, Motor Pelaku Ditabrak Hingga Tersungkur

BEKASI BARAT – Seorang sopir taksi bernama Saroha (42) menjadi korban perampokan yang dilakukan dua orang pengendara motor saat menunggu penumpang di Jalan Raya Bintara, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Senin (23/01) pukul 04.00 WIB.

Menurut korban, dirinya sedang duduk di dalam taksi, saat sedang menunggu order penumpang. Tiba-tiba dirinya ditodongkan senjata tajam jenis clurit kecil ke arah lehernya dan mereka meminta telepon genggam yang saat itu dipegangnya.

”Lagi enak-enak santai dua pengendara motor berhenti, satu orang yang dibonceng langsung mengancam saya dengan clurit ke bagian leher,” ucap korban.

Saroha mengatakan, sebenarnya dua oran tersebut ingin mengambil uangnya.

“Mereka meminta uang, karena saya baru mauk jadi belum ada uang, akhirnya hp saya yang diminta,” tambahnya.

Setelah mengambil telepon selular korban, pengendara motor tersebut langsung kabur. Kemudian korban langsung menyalakan taksinya dan langsung tancap gas menabrak sepeda motor pelaku hingga keduanya terjatuh, sedangkan mobil taksi yang dikemudikan korban terperosok ke halaman rumah warga.

”Saya langsung nyalakan kendaraan dan menabrak motor pelaku, kedua pelaku terjatuh dan dikeroyok massa hingga babak belur,“ imbuhnya kepada infobekasi.co.id, Senin (23/01).

Sementara itu, hasil olah TKP di lokasi kejadian, petugas menemukan dompet berisi KTP dan STNK motor milik pelaku bernopol B 3483 KXF atas nama RO (34) dan RN (41) warga Bintara Jaya Bekasi Barat. Sedangkan kedua pelaku langsung dilarikan ke IGD RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan pengobatan akibat luka yang dideritanya.

Warga sekitar mengaku, Jalan Raya Bintara, tepatnya di jembatan tol Jakarta-Cikampek, memang sering terjadi aksi begal dan perampokan. Hal ini dikarenakan jalan yang gelap tanpa adanya lampu penerangan dan jarangnya petugas berpatroli di daerah tersebut.

”Udah sering kejadian di situ. Baru seminggu yang lalu teman saya tukang bengkel dirampok di sekitar situ,” tutur Andi, salah satu warga.

“Selain jalan sepi dan gelap, petugas juga jarang melakukan patroli di sekitar lokasi,” tambahnya. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini