Prioritas Utama 2017 Masih pada Proyek Infrastruktur

Proyek infrastruktur perumahan rakyatProyek infrastruktur dalam sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat masih menjadi prioritas utama di 2017 mendatang. Untuk itulah maka Pemerintah masih akan mengucurkan dana besar tahun depan. Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa anggaran untuk infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan naik sekitar Rp 8 triliun, atau akan menjadi sebesar Rp 105,4 triliun.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, rencananya alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk melaksanakan tiga fokus Pemerintah. Pertama, meningkatkan konektivitas antar wilayah sehingga ketimpangan ekonomi bisa dikurangi.

Untuk fokus pertama ini, Basuki mengatakan, anggaran akan digunakan untuk membangun jalan baru nasional khususnya di wilayah perbatasan.

“Untuk jalan baru diperbatasan, Trans Papua akan dibangun 796 km jalan nasional baru,” katanya melalui Kontan.co.id, Selasa (16/08).

Selain jalan nasional, kementeriannya juga akan menggenjot pembangunan jembatan. Setidaknya, panjang jembatan yang akan dibangun tahun 2017 nanti mencapai 7.898 meter.

Untuk menunjang konektivitas tersebut, Basuki mengatakan, kementeriannya juga akan kembali menggeber pembangunan jalan tol, baik Trans Jawa maupun Trans Sumatera.

“Untuk Sumatera, Bakeuheni-Terbanggi Besar-Kayuagung-Palembang, mudah-mudahan 2018, makanya dikejar untuk diselesaikan 2017,” katanya.

Fokus kedua, untuk meningkatkan kedaulatan pangan. Untuk fokus ini, Basuki mengatakan, Pemerintah akan kembali menggenjot pembangunan waduk. Setidaknya, akan ada sembilan waduk baru, 72 ribu hektare jaringan irigasi, dan 102 embung  yang akan dibangun dengan alokasi anggaran tersebut.

Selain itu, anggaran untuk fokus kedua ini akan digunakan untuk merehabilitasi 216 ribu hektare jaringan irigasi. Sedangkan fokus ketiga, perumahan, Basuki mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan sektor perumahan.

Rencananya, pada tahun tersebut, pemerintah akan membangun 11.400 unit rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah, membangun 109. 500 unit rumah swadaya untuk mengurangi angka kekurangan pasokan rumah, dan pembangunan kawasan perbatasan di sembilan pos batas lintas negara.

Presiden Joko Widodo mengatakan, selain infrastruktur sektor pekerjaan umum dan perumahan, pemerintah tahun 2017 juga akan fokus dalam menjalankan program tol laut. Jokowi mengatakan, akan meningkatkan anggaran untuk tol laut. Sayang, dia belum mau menjelaskan, berapa besaran kenaikan anggaran tol laut. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini