Apa Bisnis yang Bagus Saat Pandemi?

Infobekasi.co.id – Ditengah kondisi pandemi saat ini yang serba tidak menentu dan disertai laporan kuartal kedua sepanjang April – Juni 2020 yang mengalami kontraksi -5.32%, menjadikan hal ini sangat menantang bagi semua pebisnis.

Semua orang, semua pebisnis bertanya-tanya, “apa yang harus dilakukan? Apa bisnis yang bagus di saat pandemi seperti ini?”.

Banyak beredar informasi di dunia maya mengenai bisnis apa yang kebal di masa pandemi dan bisnis yang hancur di masa pandemi.

Salah satu kriteria bisnis yang kebal di masa pandemi, berdasarkan info dari CNBC Indonesia, diantaranya:

  1. Informasi dan komunikasi 10.88%
  2. Pengadaan air 4.56%
  3. Jasa kesehatan 3.71%
  4. Real estate 2.30%
  5. Pertanian 2.19%
  6. Jasa pendidikan 1.21%
  7. Jasa keuangan 1.03%

Sedangkan bisnis yang hancur di masa pandemi, diantaranya:

  1. Transportasi dan perdagangan -30.84%
  2. Akomodasi & makan minum -22.02%
  3. Jasa perusahaan -12.09%
  4. Perdagangan -7.57%
  5. Industri pengolahan -6.19%
  6. Pengadaan listrik & gas -5.46%
  7. Konstruksi -5.39%
  8. Administrasi pemerintahan -3.22%
  9. Pertambangan -2.72%
  10. Jasa lainnya -12.60%

Kalau melihat data diatas dan bisnis kita termasuk dalam salah satu bisnis yang hancur, rasanya pasti tidak karuan, seakan-akan masa depan kelihatan gelap.

Sebaliknya, jika bisnis masuk dalam kategori yang kebal di masa pandemi, bisa jadi berbinar-binar membayangkan keuntungan yang besar.

Padahal sebetulnya belum pasti seperti itu, karena data diatas bukan seperti matematika 1+1=2 yang artinya kalau masuk di dalam kriteria bisnis hancur maka sudah pasti hancur juga bisnisnya.

Memang secara keseluruhan data diatas bisa benar, tetapi tidak bisa di generalisir karena setiap perusahaan berbeda situasi dan kondisinya.

Sebagai contoh, ada seorang teman yang mempunyai bisnis di jasa pelatihan dan coaching bagi para UKM dan korporasi.

Kalau di lihat di list di atas, bisnis tersebut masuk ke dalam jasa lainnya atau jasa perusahaan yang termasuk dalam kategori bisnis yang hancur. Tetapi justru di masa pandemi seperti ini perusahaannya mengalami lonjakan bisnis dikarenakan banyak perusahaan yang bingung harus melakukan apa di masa pandemi ini.

Seperti, mau menaikkan sales tidak bisa, mau me-scale up karyawan dananya tidak ada, mau menutup perusahaan rasanya sayang karena ke depan bisnis ini masih memiliki prospek yang bagus, dan lain-lain.

Dan dari kesulitan yang seperti itulah maka perusahaan jasa tersebut banyak di kontak oleh perusahaan-perusahaan untuk memberikan coaching agar lebih terarah jalannya.

Dan begitu juga sebaliknya, bisnis yang kebal di masa pandemi corona apakah memang benar-benar kebal?

Tidak juga, karena kembali lagi pada kemampuan pimpinan dan tim di perusahaan tersebut.

Lalu, apa bisnis yang bagus di masa pandemi saat ini ??

Bisnis yang bagus di masa pandemi adalah bisnis yang dijalankan dan bukan bisnis yang hanya di diskusikan.

Salam sehat bugar.

Rawi Wahyudiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini