Tiga Pejabat Pemkot Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Buldozer

Infobekasi.co.id – Kejaksaan negeri (Kejari) Kota Bekasi menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat berat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi. Masing-masing tiga orang pejabat pemerintah dan satu lagi dari swasta.

Kasie Intel Kejari Kota Bekasi, Yadi Cahyadi mengatakan, penatapan tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan secara intensif. Keempatnya telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A, Bekasi di Bulak Kapal, Bekasi Timur pada Kamis malam kemarin.

“Dugaan tindak pidana korupsi pengadaan ekskavator standar dan buldozer tahun 2021,” ucap Yadi Cahyadi dalam konferensi pers, Kamis (4/1/2024).

Ia menyebut, keempat tersangka masing-masing T sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), DA sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), YY eks Kadis LH tahun 2021 dan IP selaku kontraktor.

Hasil audit keuangan yang dilakukan oleh inspektorat, negara mengalami kerugian sebesar 5,2 miliar lebih. Adapun anggaran pengadaan bersumber dari bantuan Provinsi DKI jakarta senilai Rp 22,9 miliar.

Meskipun para tersangka telah mengembalikan uang kerugian negara, kata dia, dalam perundang-undang tidak dapat menghentikan suatu perkara.

“Jadi berdasarkan UU tindak pidana korupsi pun, pasal 4 pun andai ada pengembalian tidak menghapus sifat pelakunya, proses itu tetap berlanjut,” tutup Yadi.

Para tersangka dijerat dengan pasal ayat 1 UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Reporter: Fahmi
Editor: Adi T

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini