Server Sendiri vs Shared Hosting, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Server sendiri vs shared hosting, lebih baik memilih yang mana ya? Pertanyaan ini pasti akan muncul di pikiran Anda saat akan membuat website. Mengenai hosting memang perlu dipikirkan di awal sebab tanpa adanya hosting, website Anda tidak akan bisa diakses online.

Untuk mendapatkan hosting itu sendiri adalah dengan menyewanya melalui penyedia hosting. Namun sebelum Anda memutuskan untuk menyewa, ada baiknya menentukan terlebih dahulu akan memilih jenis hosting apa. Mengingat hosting ada banyak macamnya dan yang paling umum adalah shared hosting dan server sendiri. Nah, lantas apa perbedaan server sendiri vs shared hosting?

Server Sendiri vs Shared Hosting

Inilah ulasan server sendiri vs shared hosting selengkapnya yang bisa Anda simak:

  1. Server Sendiri

Memiliki server sendiri mungkin menjadi impian para pemilik website. Sebab Anda tidak perlu membayar biaya sewa dan dapat menggunakannya untuk website sendiri. Namun sebenarnya membuat server sendiri tidaklah mudah. Anda perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk membuat server sendiri.

Adapun cara membuat server sendiri dimulai dari mempersiapkan perangkat keras yaitu PC. Akan lebih disarankan untuk menggunakan PC yang terbaru jika Anda menggunakan server selama 24 jam. Namun tak masalah jika Anda menggunakan PC lama karena keterbatasan budget.

Setelah PC, Anda harus memilih akan menggunakan sistem operasi Windows atau Linux. Umumnya server menggunakan Linux dengan alasan menghemat biaya dan kemudahan untuk dikostumisasi. Sementara Windows mengharuskan Anda membayar lisensi.

Tak hanya itu saja, Anda juga perlu mempertimbangkan koneksi internet, dan melakukan konfigurasi server. Inipun masih belum ditambah dengan mengelola website Anda sehingga sudah pasti akan memakan waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit.  Terlebih bila PC untuk server dinyalakan selama 24 jam nonstop, tentunya Anda juga membutuhkan pendingin ruangan yang mumpuni dan membayar tagihan listrik yang besar juga.

  1. Shared Hosting

Mengingat server sendiri membutuhkan banyak waktu, tenaga dan biaya, maka tidak heran apabila para pemilik website lebih memilih menyewa hosting kepada penyedia web hosting murah Indonesia. Meskipun harus rutin membayar biaya sewa bulanan/tahunan kepada penyedia web hosting, akan tetapi mereka tidak perlu melakukan konfigurasi sendiri atau memikirkan pemeliharaan server fisik sebab seluruhnya sudah diurus oleh penyedia layanan hosting.

Jenis hosting yang disewakan ada beragam, diantaranya shared hosting, VPS, cloud hosting, dan dedicated hosting. Adapun jenis hosting yang paling banyak dipilih adalah shared hosting. Jenis hosting ini memungkinkan banyak akun menggunakan satu server fisik. Sehingga harganya pun jauh lebih terjangkau dibanding jenis hosting lainnya.

Bagi Anda yang memiliki budget terbatas, menggunakan shared hosting sangat disarankan. Akan tetapi sebelum memutuskan menyewa shared hosting, ada baiknya Anda memperhitungkan kapasitas website Anda. Shared hosting lebih cocok digunakan untuk situs web pribadi dengan traffic yang tidak begitu banyak. Sementara untuk web perusahaan, toko online, web berita, dan web lainnya yang mendatangkan traffic besar, tentunya website akan mengalami masalah ketika menggunakan shared hosting.

Mengingat shared hosting dipakai bersama, maka saat salah satu website mengalami lonjakan traffic hingga membebani server dan load data jadi lambat, semua website yang berada di server yang sama akan mengalami hal serupa. Ini tentunya cukup merugikan.

Oleh karena itu, bila website Anda memiliki trafik yang besar, disarankan untuk memilih VPS. VPS termasuk shared hosting dimana para pengguna tetap berbagi satu server fisik namun memiliki masing-masing server virtual dengan resource besar. Sehingga performa website tidak akan terpengaruh oleh pengguna lainnya di server fisik yang sama.

Meski biaya sewa VPS sedikit lebih mahal dari shared hosting, namun tidak sedikit yang menawarkan VPS murah berkualitas seperti Niagahoster. Anda dapat memilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu Anda tidak perlu lagi membingungkan server sendiri vs shared hosting. (adi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini